Sebagai bentuk dukungan terhadap program tersebut, Kodim 0321/Rohil beserta jajarannya bersama-sama dengan pemerintah daerah melakukan upaya-upaya khusus berupa perbaikan jalan guna memperlancar keluar masuk hasil panen dan penyaluran pupuk, pembangunan jaringan listriK berkerjasama dengan PLN serta melaksanakan sosialisasi dan penyuluhan penggunaan aplikasi MIKROBA untuk meningkatkan produksi padi sesuai instruksi presiden dengan yaitu terwujudnya swasembada pangan.
"Dilibatkannya unsur TNI dalam kegiatan pertanian bukan bermaksud mengambil alih tugas dinas pertanian, melainkan untuk memperkuat tugas-tugas yang sudah ada pada dinas pertanian maupun penyuluhan badan pertanian pelaksana sampai tingkat desa dalam mewujudkan masyarakat sejahtera," ungkapnya.
Desa sebagai ujung tombak pembangunan, berperan besar dalam mewujudkan swasembada pangan nasional dan program- program pemerintah lainnya, oleh karena itu kepala desa dan Babinsa beserta penyuluh pertanian diharapkan dapat bergandeng tangan dengan menggerakkan dan memotivasi petani melaksanakan tanam serentak, perbaikan dan pemeliharaan jaringan irigasi serta gerakan pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT) dan panen.
Kemudian melaksanakan pengamanan penyaluran benih, pupuk dan alsintan serta infrastruktur jaringan irigasi, melakukan pengawasan terhadap pemeriksaan administrasi dan penyaluran bantuan kepada penerima manfaat.
"Pada kesempatan ini saya ucapkan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada pemerintah daerah kabupaten rokan hilir beserta seluruh unsur terkait dan para petani yang secara bersama-sama telah memantapkan komitmennya guna meningkatkan program swasembada pangan yang diprogramkan pemerintah," katanya.
Kadis Pertanian Rohil Aldi dalam sambutannya mengatakan, Panen Raya ini dilakukan agar bisa memberikan motifasi kepada masyarakat, petani dan petugas untuk berusaha tani dan menggerakkan usaha tani yang produktif, sehat dan berdaya saing.
"Kita ketahui bersama saat ini dampak perang beberapa Negara seperti Rusia dan Ukraina, Israel, Palestina dan cuaca ekstrem sangat mempengaruhi terhadap krisis energi dan pangan Dunia termasuk juga Indonesia, untuk itu Kabupaten Rokan Hilir sebagai salah satu lumbung pangan di Riau akan mendukung ketersedian pangan Riau, dan salah satu lumbung pangan Rokan Hilir terletak di kecamatan Pekaitan," jelasnya.Kabupaten Rokan Hilir terang Aldi, memiliki luas lahan sawah berdasarkan LBS BPN 2023 lebih kurang ± 13.545 ha yang tersebar di beberapa Kecamatan yang ada di Kabupaten Rokan Hilir.
"Menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Kecamatan Pekaitan karena Kecamatan Pekaitan merupakan salah satu Kecamatan yang memberikan kontribusi yang cukup besar dalam menghasilkan padi di Kabupaten Rokan Hilir dengan luas lahan pertanian ± 3.689 Ha, untuk daerah Rokan Baru Pesisir ± 234 Ha, dan untuk Program OPLA di tanah beting seluas 600 Ha, dengan indeks penanaman dua kali satu tahun (IP 200)," paparnya.
Dari beberapa lokasi yang sudah panen belakangan ini diantaranya di Kecamatan Pekaitan, dilaporkan bahwa harga Gabah Kering Panen berkisar Rp. 5.200 -5.400.
Editor : Investigasi Mabes