InvestigasiMabes.com | Puncak Papua Tengah, 25 November 2024 - Satgas Yonif 323 Buaya Putih berhasil mengevakuasi jenazah Almarhum Imran dan Asrun Eko Putra, korban penembakan Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang terjadi di Kampung Weni, Distrik Mege'abume, Kabupaten Puncak, Proses evakuasi berhasil dilakukan pada Kamis, 21 November 2024.
Komandan Titik Kuat Pintu Jawa, Lettu Inf Arif Caroko mengungkapkan Almarhum Imran dan Asrun Eko Putra merupakan warga pendatang dari Suku Makassar yang berprofesi sebagai tukang ojek di Kota Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, “Akibat penembakan OPM, almarhum Imran dan Asrun Eko Putra meninggal dunia dan berhasil di evakuasi oleh Personel Titik Kuat Pintu Jawa dengan Bantuan Masyarakat Sekitar,” kata Dan TK Pintu Jawa
Dalam evakuasi tersebut Satgas Yonif 323 Buaya Putih melibatkan masyarakat sekitar dan PMI Kota Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, "Alhamdulilah proses evakuasi berhasil dilaksanakan dalam keadaan aman dan lancar, sehingga jenazah sudah berhasil di evakuasi dan diserahkan kepada keluarganya yang berada di Kota Mulia, Puncak Jaya." Ungkap Dan TK.
AUTENTIKASI : PEN SATGAS MOBILE YONIF 323 BUAYA PUTIHLp . Gassing Tombong/01.
Editor : Investigasi Mabes