InvestigasiMabes.com | Pekanbaru - PJ Wali Kota Pekanbaru, Roni Rakhmat menggelar pers rilis capaian Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru sepanjang tahun 2024, Selasa (31/12/2024).
Dirinya memaparkan berbagai kegiatan di lingkungan Pemko Pekanbaru baik tentang stunting, kesehatan, pendidikan, insfrastruktur, reformasi birokrasi hingga realisasi APBD yang hanya 77,87 persen.
“Yang pertama capaian di tahun 2024 ini, di mana arah kebijakan Kota Pekanbaru di kesehatan yakni stunting di tahun 2022, 16,8 persen, 8,7 persen di tahun 2023 sedangkan di tahun 2024 mencapai 6,8 persen,” sebutnya.
“Tetapi data resmi dari BPS belum dikeluarkan, Januari akan dikeluarkan dari BPS,” sambungnya.
Lalu cakupan layanan dari UHC, di mana sudah mencapai 1.081.458 jiwa yang ditangani oleh Pemko Pekanbaru.
“Jadi masyarakat Pekanbaru yang masuk dalam tanggung jawab UHC. Jumlahnya sama dari tahun 2023 hingga tahun 2024,” terangnya.Kegiatan bidang kesehatan lainnya adanya rehab puskesmas sebanyak empat unit, penambahan ambulans dan pelayanan kesehatan. Bidang pendidikan untuk saranan dan prasarana yakni pembangunan satu unit SMP Negeri dan penambahan 22 ruang kelas SD.
“Dengan peningkatan fasilitas pendidikan tentunya meningkatkan daya tampung sekolah yang setiap tahun permasalahan di Kota Pekanbaru khusus SD dan SMP negeri,” tambahnya sambil jelaskan ada juga program bantuan pendidikan seperti sepatu dan alat tulis.
Dari tingkat sosial, di mana angka kemiskinan mengalami penurunan dari 3,16 persen menjadi 3,15 persen. Untuk kebudayaan, Pemko Pekanbaru telah melestarikan 30 cagar budaya yang berada di Kota Bertuah ini. Sedangkan untuk angka kunjungan orang yang datang ke Kota Pekanbaru (wisatawan lokal) mencapai sebanyak 2.056.171. Sedangkan wisata mancanegara 31.512.
“Angka ini didukung karena semua kunjungan wisatawan berkumpul di Kota Pekanbaru,” sebutnya.
Editor : Investigasi Mabes