"SURAT TERBUKA" Jangan Pangkas Anggaran Infrastruktur dan Subsidi Transportasi, Keselamatan Rakyat Taruhannya!

Foto Investigasi Mabes
"SURAT TERBUKA" Jangan Pangkas Anggaran Infrastruktur dan Subsidi Transportasi, Keselamatan Rakyat Taruhannya!
"SURAT TERBUKA" Jangan Pangkas Anggaran Infrastruktur dan Subsidi Transportasi, Keselamatan Rakyat Taruhannya!

Data Korlantas Polri (2024) menunjukkan: 

39,48% korban kecelakaan adalah pelajar dan mahasiswa (usia 6-25 tahun). 

39,26% korban kecelakaan adalah pekerja usia produktif (25-55 tahun). 

Setiap jam, 4 orang meninggal akibat kecelakaan lalu lintas. 

 Minimnya anggaran keselamatan transportasi akan memperburuk situasi ini. Operasi pemeriksaan kendaraan (ramp check), pemeliharaan infrastruktur perkeretaapian, hingga investigasi kecelakaan oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) bisa terhenti akibat kekurangan dana.

 Tanpa perhatian serius terhadap keselamatan, kita hanya akan menunggu lebih banyak korban jiwa akibat kecelakaan yang bisa dicegah.

 4. Tanpa Infrastruktur dan Transportasi, Indonesia Emas 2045 Hanya Mimpi

 Arah kebijakan 2045 menempatkan Program Makan Bergizi Gratis, Ketahanan Pangan, Energi, Perumahan, dan Pertahanan sebagai prioritas utama. Namun, infrastruktur dan transportasi justru tidak termasuk dalam prioritas.

 Bagaimana mungkin program pangan, kesehatan, dan pendidikan bisa berjalan tanpa akses transportasi dan infrastruktur yang memadai?

 Sejarah membuktikan, negara maju adalah negara dengan sistem transportasi dan infrastruktur yang baik. Mobilitas yang efisien adalah pondasi pertumbuhan ekonomi, kesejahteraan, dan daya saing global.

Editor : Investigasi Mabes
Tag:
Bagikan


Berita Terkait
Terkini