Dia kemudian menyusun sejumlah kode program komputer untuk memeriksa apakah skrip tersebut dapat digunakan dalam proses penghapusan data pada server.
Tidak Rela Diceraikan, Pria Ini Menghapus Server Sehingga Perusahaan Merugi Rp 11 Miliar
Di bulan Maret 2023, Nagaraju menggunakan kembali sistem QA NCS sebanyak 13 kali.
Kemudian pada tanggal 18 dan 19 Maret, ia mengeksekusi skrip yang telah dirancang untuk menghilangkan 180 server virtual dari dalam sistem tersebut.
Skrip tersebut dibuat dengan cara yang membuatnya dapat menghapus server satu persatu.
Baru lah keesokan harinya tim internal NCS menyadari adanya gangguan karena sistemnya tidak dapat diakses.
mereka telah berusaha menyelesaikannya, namun tidak berhasil.
Akhirnya, server dari sistem tersebut di hapus.
Praktik tersebut menyebabkan NCS mengalami kerugian hingga 917.832 dolar Singapura (kira-kira Rp 11,1 miliar).
Pada 11 April 2023, pihak NCS membuat laporan ke kepolisian dengan membawa sejumlah alamat IP hasil penyelidikan internal untuk diselidiki lebih lanjut.
Editor : Investigasi Mabes