Walau biasanya diizinkan untuk dimasukkan ke dalam kabin pesawat tanpa batasan ukuran, akan lebih baik jika tidak membawanya melebihi kapasitas 1 liter.
3. Sediakanlah sebuah botol kosong yang dapat digunakan kembali untuk diisi ulang.
Agar lebih irit biaya, bawalah botol kosong yang nantinya bisa diisi kembali di bandara. Setelah menyelesaikan proses pemeriksaan keamanan, isi ulang botol tersebut menggunakan fasilitas pengisian air minum yang umumnya ada di dalam area terminal.
Ketika Anda telah masuk ke dalam kokpit pesawat, botol air minum yang dibawa sebaiknya tidak dimasukkan ke dalam rak bagasi di atas kepala. Sebalinya, letakkanlah air tersebut di samping tempat duduk Anda, bisa jadi pada tabel fleksibel dari kursi atau saklar di hadapan Anda. Ini bertujuan agar mencegah kemungkinan tumpahan ataupun rembesan cairan.
Jadi, Anda diperbolehkan untuk membawa botol minuman air mineral di dalam kabin atau sebagai bagian dari bagasi checked-in pada pesawat. Tetapi, pastikan juga untuk memeriksa aturan masing-masing_maskapai_penerbangan, oke?
Editor : Investigasi Mabes