InvestigasiMabes.com l Halsel – Agenda dialog kepemudaan yang digelar Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Halmahera Selatan di Aula Kantor Bupati Halsel, Selasa (27/8/2025), berakhir ricuh.
Dialog yang sedianya dirancang untuk menggali pemikiran dan cara pandang seluruh bakal calon Ketua DPD KNPI Halsel itu justru diwarnai ketegangan setelah mayoritas pemuda menolak untuk melanjutkan agenda.
Penolakan tersebut muncul karena para peserta menilai proses awal dalam Rapat Pimpinan Daerah (Rapimpurda) sebelumnya belum terselesaikan dengan baik. Sehingga, dialog kepemudaan malam itu dianggap tidak layak untuk diteruskan.
“Kami minta forum ini dihentikan. Yang harus diprioritaskan adalah Rapimpurda, bukan dialog seperti ini,” ujar salah seorang perwakilan pemuda yang hadir.Situasi sempat memanas ketika sebagian peserta tetap ingin melanjutkan dialog, sementara kelompok lain mendesak agar agenda segera dihentikan. Perdebatan pun tak terhindarkan, membuat forum berakhir dengan ketegangan.
Editor : RedakturSumber : Team