Proyek Pembangunan Gedung SMAN 4 Sungai Kakap Kubu Raya Tahun Anggaran 2023 Bermasalah

Foto Redaktur
Proyek Pembangunan Gedung SMAN 4 Sungai Kakap Kubu Raya Tahun Anggaran 2023 Bermasalah
Proyek Pembangunan Gedung SMAN 4 Sungai Kakap Kubu Raya Tahun Anggaran 2023 Bermasalah

InvestigasiMabes.com |Kubu Raya,08/09/2025 - Proyek pembangunan gedung SMA Negeri 4 Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, yang dikerjakan pada Tahun Anggaran 2023 dengan pagu dana sebesar Rp 2.073.200.000 dari Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Barat, menuai sorotan. Pasalnya, hingga kini gedung tersebut belum rampung dan sejumlah pekerjaan dinilai asal jadi serta tidak sesuai spesifikasi teknis.

Berdasarkan pantauan tim InvestigasiMabes.com di lapangan, kondisi bangunan jauh dari kata layak. Beberapa ruang belajar belum terpasang plafon dan keramik, bagian depan kelas tanpa plafon, struktur balok dibiarkan tanpa plester, serta instalasi listrik dan atap yang diduga tidak sesuai ketebalan spesifikasi. Bahkan, plafon yang sudah terpasang belum didempul dan dicat, sementara dinding luar ruang kelas dibiarkan polos tanpa pengecatan.

Lebih ironis lagi, meski baru dua tahun dibangun, listplang depan teras sudah lepas. Bagian WC pun tampak dikerjakan seadanya, tanpa cat dinding maupun plafon. Kondisi tersebut memperlihatkan kualitas pengerjaan yang rendah dan minim pengawasan.

Proyek ini dilaksanakan oleh CV. Gerbang Aula dengan CV. Prima Konsultan sebagai pengawas. Namun, kinerja konsultan pengawas patut dipertanyakan, mengingat perusahaan ini sebelumnya juga dikaitkan dengan proyek pembangunan Rumah Sakit Sandai di Kabupaten Ketapang yang diduga bermasalah secara hukum.

Pertanyaannya, mengapa dengan anggaran yang begitu besar, pembangunan gedung SMAN 4 Sungai Kakap justru menghasilkan kualitas pekerjaan yang mengecewakan? Lemahnya pengawasan diduga menjadi celah terjadinya penyimpangan. Fakta di lapangan menguatkan dugaan adanya unsur tindak pidana korupsi dalam proyek ini.

Editor : Redaktur
Sumber : Team
Bagikan


Berita Terkait
Terkini