“Melalui ajang seni dan budaya musik gerejawi ini, kami berharap dapat menumbuhkan rasa cinta kasih, memperkuat toleransi, serta mempererat persaudaraan antarumat beragama, bukan hanya di Halteng tetapi juga di Maluku Utara pada umumnya,” ujarnya.
Lebih lanjut, Putra mengingatkan bahwa LPPD Halteng juga tengah bersiap menghadapi agenda besar pada tahun 2027, ketika Halmahera Tengah ditunjuk sebagai tuan rumah Pesparawi tingkat provinsi.
“Tahun 2027 nanti, Halteng akan menjamu 10 kabupaten/kota di Maluku Utara dalam lomba Pesparawi tingkat provinsi. Ini adalah sebuah kehormatan sekaligus tantangan besar bagi kita semua. Karena itu, kami sangat berharap dukungan dan doa dari seluruh komunitas Kristen di Halteng, serta perhatian serius dari pemerintah daerah,” tegasnya.
Politisi muda dari Partai Hanura itu menambahkan bahwa suksesnya LPPD dalam berbagai agenda tentu tidak terlepas dari sinergi semua pihak. Untuk itu, ia menekankan pentingnya kerjasama, dukungan, dan kepedulian bersama agar program dan kegiatan yang digagas LPPD dapat berjalan lancar.“Pesparawi bukan hanya sekadar lomba musik, tetapi sarana untuk membangun kebersamaan dan meneguhkan identitas kita sebagai daerah yang menjunjung tinggi nilai persaudaraan dan toleransi. Dukungan semua pihak sangat dibutuhkan agar setiap agenda ke depan dapat terlaksana dengan baik,” tandas Putra.
Editor : RedakturSumber : Team