Pengamat lingkungan menyebut, fenomena di Hulawa merupakan dampak nyata dari penambangan terbuka tanpa pengawasan ekologis yang ketat. Mereka mengingatkan, jika situasi ini dibiarkan, Desa Hulawa bisa menghadapi bencana ekologis yang lebih besar — mulai dari erosi, longsor, hingga terputusnya jalur transportasi vital.
Baca juga: Polresta Pati Ungkap Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Berkedok Ritual Kehamilan di Sukolilo
Masyarakat pun mendesak pemerintah daerah dan aparat terkait untuk turun tangan. Mereka berharap pihak perusahaan tambang bertanggung jawab dan mencari solusi konkret atas dampak yang ditimbulkan.
Kini, setiap hujan yang turun bukan lagi dianggap berkah, melainkan peringatan akan bahaya yang mengintai di kaki Gunung Pani.
Gunung yang dulu melindungi kini seolah menagih harga dari eksploitasi yang berlebihan.(Irvan.M.)
Editor : RedakturSumber : Team