“Terima kasih Satpas SIM Polresta Jambi atas pelayanan terbaik untuk masyarakat,” ujarnya.
Pernyataan ini sekaligus menjadi penegasan penting agar masyarakat tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. Syadikin mengimbau publik untuk cek fakta sebelum menyebarkan informasi, terutama yang berpotensi mencoreng nama baik institusi atau individu.
Kasus ini menjadi pengingat bahwa di tengah derasnya arus informasi digital, klarifikasi langsung dari sumber utama merupakan kunci untuk menangkal hoaks dan menjaga kepercayaan publik. Editor : RedakturSumber : Team