Investigasimabes.com l Maluku -- Menjelang momentum pemilihan Kepala Desa yang akan dilakukan penjaringan di bulan Agustus 2026, masyarakat diimbau untuk lebih cermat dan bijak dalam menentukan pilihan. Sosok Pemimpin Desa bukan hanya dituntut mampu menjalankan roda pemerintahan tetapi juga harus memiliki kejujuran, moral yang baik, serta perilaku yang patut menjadi teladan bagi masyarakat.
Dalam dinamika politik Desa yang semakin berkembang, berbagai janji dan strategi kampanye kerap mewarnai proses pemilihan namun demikian, warga diingatkan agar tidak mudah terpengaruh oleh pencitraan semata tetapi harus melihat Integritas dan rekam jejak calon Kepala Desa menjadi faktor utama yang harus diperhatikan.
Salah satu tokoh muda asal Desa Sifnana Roni Yempormase menegaskan bahwa Desa yang maju dan sejahtera berawal dari pemimpin yang bersih dan bertanggung jawab. Kepala Desa yang jujur diyakini mampu mengelolah anggaran secara transparan serta mengutamakan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi atau golongan.
Tambah Roni, "Pemimpin yang baik itu bukan hanya pandai berbicara tetapi juga memiliki hati yang tulus dan tindakan nyata untuk membangun Desa,” ujarnyaSelain itu, aspek moral dan etika juga menjadi landasan penting dalam kepemimpinan Desa dan Perilaku yang baik akan menciptakan kepercayaan publik serta memperkuat persatuan di tengah masyarakat.
Editor : Investigasi MabesSumber : Tim buru berita