Selain itu, terciptanya kesepahaman diharapkan mampu memperkuat stabilitas sosial dan memberikan kepastian bagi kelanjutan proyek yang selama ini dipandang sebagai salah satu motor penggerak pembangunan di Indonesia Timur.
MENJADI CATATAN PENTING
Jika hasil fasilitasi tersebut dapat dipertahankan dan ditindaklanjuti secara berkelanjutan, maka periode 30 Mei hingga 3 Juni 2026 berpotensi menjadi catatan penting dalam sejarah perjalanan Blok Masela. Sebuah persoalan yang telah berlangsung hampir tiga dekade disebut berhasil menemukan jalan keluar melalui pendekatan komunikasi yang intensif, kepemimpinan lapangan, serta komitmen berbagai pihak untuk mengedepankan kepentingan bersama.
Ke depan, seluruh pihak diharapkan terus menjaga suasana kondusif yang telah terbangun agar manfaat pengembangan Blok Masela dapat dirasakan secara adil dan berkelanjutan oleh masyarakat Kabupaten Kepulauan Tanimbar.(Redaksi)
Editor : RedakturSumber : Team