Penyerahan lahan seluas 662 hektar ini menjadi salah satu tahapan penting dalam mendukung pembangunan infrastruktur Blok Masela yang merupakan proyek strategis nasional dengan potensi besar bagi pengembangan ekonomi kawasan Indonesia Timur, khususnya Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
Salah seorang warga Desa Lermatang yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan mengungkapkan harapannya agar keberadaan Blok Masela benar-benar membawa manfaat nyata bagi masyarakat lokal.
"Kami berharap kehadiran Blok Masela dapat memberikan kesejahteraan bagi masyarakat Tanimbar. Banyak anak-anak pribumi yang kami harapkan bisa dilibatkan sebagai tenaga kerja. Karena itu, kami merelakan tanah kami digunakan sebagai lokasi pembangunan infrastruktur Blok Masela demi masa depan yang lebih baik," ujarnya.
Masyarakat berharap pembangunan yang akan berlangsung tidak hanya menghadirkan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga membuka lapangan pekerjaan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia lokal, serta memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat adat yang selama ini menjaga dan merawat tanah leluhur mereka.Prosesi adat penyerahan lahan tersebut menjadi momentum bersejarah yang menunjukkan bahwa pembangunan dan nilai-nilai budaya dapat berjalan berdampingan. Di tengah semangat menjaga warisan leluhur, masyarakat Desa Lermatang menunjukkan komitmen untuk berpartisipasi dalam pembangunan daerah demi kemajuan Tanimbar dan generasi mendatang.
Editor : RedakturSumber : Team