Shilton memaparkan secara garis besar, implementasi program kemitraan pertanian antara Polsek Pangkalan Kerinci dan masyarakat ini membawa empat misi utama. Yang pertama adalah menjaga kestabilan pasar.
"Meningkatkan produksi buah dan pangan nasional guna menjamin ketersediaan suplai serta menjaga kestabilan harga pangan yang berkelanjutan di tingkat daerah," katanya.
Pola penanaman monokultural ini diyakini mengurangi ketergantungan pasar domestik terhadap impor buah-buahan segar. Di sisi lain, dengan adanya green house smart farming ini dapat meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan ekonomi petani lokal.
"Yang terakhir, tentunya kegiatan ini juga mendukung dan mensukseskan program ketahanan pangan Bapak Presiden dalam rangka swasembada pangan nasional," katanya.Tidak hanya dari internal kepolisian, agenda peluncuran ini juga mendapat dukungan sinergis dari lintas sektoral. Hadir dari pihak pemerintah daerah, antara lain Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Pelalawan, Budi Surlani, serta Kepala Bidang Hortikultura Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Kabupaten Pelalawan, Sulami.
Editor : RedakturSumber : Team