Bagi sebagian masyarakat, pelaksanaan groundbreaking bukan sekadar seremoni, melainkan awal dari harapan baru setelah penantian yang berlangsung selama bertahun-tahun. Mereka berharap proyek ini dapat membuka peluang kerja, meningkatkan perekonomian daerah, serta memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi generasi mendatang.
Sehari menjelang pelaksanaan acara, lokasi utama seluas sekitar 5,5 hektare di Desa Lermatang telah dipersiapkan secara maksimal. Area yang sebelumnya telah dibersihkan kini dilengkapi berbagai fasilitas pendukung, termasuk tenda utama, panggung kehormatan, serta sarana penunjang lainnya untuk menyambut tamu VVIP dan undangan.
Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Maluku bersama unsur terkait terus melakukan peninjauan terhadap seluruh aspek teknis. Pemeriksaan mencakup kesiapan lokasi acara, pusat media, jalur evakuasi, hingga sistem pengamanan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan aman dan tertib.
Selain kesiapan lokasi, dukungan infrastruktur juga terus diperkuat. PLN UP3 Saumlaki memastikan pasokan listrik selama pelaksanaan kegiatan dalam kondisi optimal. Di sisi lain, pembangunan helipad di Desa Lermatang turut dipercepat sebagai bagian dari dukungan terhadap mobilitas tamu negara dan rombongan Presiden.Dukungan masyarakat juga terus mengalir. Seorang warga Desa Lermatang menyampaikan harapannya agar kehadiran Proyek Blok Masela benar-benar membawa perubahan positif bagi kesejahteraan masyarakat Tanimbar.
Editor : Investigasi MabesSumber : Tim