Menurutnya, seluruh elemen masyarakat, mulai dari tokoh adat, tokoh agama, hingga kalangan pemuda, mendukung kelancaran pelaksanaan groundbreaking dan berharap proyek tersebut dapat berjalan sesuai rencana karena Groundbreaking Proyek Blok Masela dipandang sebagai langkah awal pembangunan industri energi berskala besar di wilayah timur Indonesia.
Pemerintah daerah bersama masyarakat berharap investasi tersebut tidak hanya menjadi simbol dimulainya proyek, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata melalui penyerapan tenaga kerja lokal, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pertumbuhan ekonomi daerah.
Dengan berbagai persiapan yang telah dimatangkan dan dukungan dari berbagai pihak, Kabupaten Kepulauan Tanimbar kini bersiap mencatatkan salah satu momentum penting dalam sejarah pembangunan nasional. Groundbreaking yang dijadwalkan pada 16 Juli 2026 diharapkan menjadi awal perjalanan Tanimbar menuju peran strategis sebagai salah satu pusat pengembangan energi Indonesia di masa depan.(RY)
Editor : Investigasi MabesSumber : Tim