Investigasimabes.com l Gorontalo, – Musim kemarau berkepanjangan melanda Kecamatan Bilato dan Kecamatan Boliyohuto, Kabupaten Gorontalo, menimbulkan kondisi yang sangat memprihatinkan. Ratusan warga dari lima desa yakni Desa Suka Damai, Parungi, Dulohupa, Motoduto, dan Iloheluma kini terjebak krisis air bersih parah; mata air mengering, saluran air terhenti, sehingga sulit sekali mendapatkan air bersih untuk keperluan minum, memasak dan kebersihan sehari-hari.
Melihat kesulitan yang mendalam dialami masyarakat, Kepala Kepolisian Sektor (Polsek) Boliyohuto IPTU Nikson M Amuntu segera mengambil tindakan nyata tanpa menunggu lama. Ia berinisiatif menyalurkan air bersih secara sukarela langsung ke lokasi pemukiman bersama anggota kepolisian, Rabu (5/8/2026).
Dalam penjelasannya kepada awak media, IPTU Nikson menjelaskan upaya yang dilakukannya secara pribadi demi meringankan beban warga.
“Setiap hari kami mendistribusikan air bersih sebanyak 5.000 liter, menggunakan mobil Traga milik pribadi yang saya kemudikan sendiri bersama anggota Polsek agar sampai tepat waktu ke warga,” ungkap IPTU Nikson.Selain usaha mandiri dari dirinya dan tim, dukungan juga terus diberikan. Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Gorontalo berulang kali mengirim bantuan air bersih lewat mobil tangki berkapasitas 5.000 liter per pengiriman. Beberapa hari sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Gorontalo juga sudah menyalurkan bantuan air bersih ke kelima desa terdampak.
“Alhamdulillah, gabungan bantuan ini sangat membantu dan meringankan beban warga yang sangat membutuhkan saat ini,” ujarnya kembali.
Editor : Investigasi MabesSumber : Tim