Festival 1000 Tumpeng dan Pagelaran Jaranan-Reog di Loa Kulu, Wujud Guyup Rukun dan Pelestarian Budaya

Festival 1000 Tumpeng dan Pagelaran Jaranan-Reog di Loa Kulu, Wujud Guyup Rukun dan Pelestarian Budaya
Festival 1000 Tumpeng dan Pagelaran Jaranan-Reog di Loa Kulu, Wujud Guyup Rukun dan Pelestarian Budaya

“Harapannya Festival 1000 Tumpeng, pergelaran jaranan dan reog bisa digelar setiap tahun. Insyaallah Pemprov bersama Pemkab Kukar siap mendukung dan event ini menjadi agenda tahunan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolsek Loa Kulu AKP Hari Supranoto mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata pelestarian budaya yang diharapkan dapat terus tumbuh dan tertanam di kalangan generasi muda, khususnya di Kecamatan Loa Kulu.

Menurutnya, Festival 1000 Tumpeng yang dipadukan dengan pagelaran jaranan dan reog menjadi ciri khas tersendiri bagi masyarakat Loa Kulu sekaligus sarana mempererat persatuan dan kebersamaan.

“Ini sebagai wujud kebersamaan untuk mendukung pembangunan dan seni budaya di daerah,” jelas AKP Hari Supranoto.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura Aji Muhammad Arifin bersama Ratu Kesultanan, perwakilan Balai Pelestarian Kebudayaan Kementerian Kebudayaan RI, jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara, unsur pimpinan DPRD Kukar, Forkopimda Kukar, serta para pengurus paguyuban kesenian jaranan dan reog se-Kutai Kartanegara.

Semarak Festival 1000 Tumpeng dan pagelaran seni tersebut menjadi gambaran bahwa keberagaman budaya dapat menjadi kekuatan untuk membangun persatuan. Dari Loa Kulu, semangat gotong royong, guyup rukun, serta kecintaan terhadap budaya lokal diharapkan terus diwariskan kepada generasi penerus.

Bang Zawir

Editor : Redaktur
Sumber : Team
Bagikan

Berita Terkait
Terkini