Polemik Pembalutan Patung Sultan Thaha Memanas, Ahli Waris Ingatkan Jangan Abaikan Sejarah Jambi

Polemik Pembalutan Patung Sultan Thaha Memanas, Ahli Waris Ingatkan Jangan Abaikan Sejarah Jambi
Polemik Pembalutan Patung Sultan Thaha Memanas, Ahli Waris Ingatkan Jangan Abaikan Sejarah Jambi

InvestigasiMabes.com | Jambi — Aksi pembalutan patung Sultan Thaha Syaifuddin dengan kain putih saat demonstrasi di Kota Jambi, Rabu (28/10/2026), menuai kecaman dari pihak ahli waris dan perwakilan Raden Melayu Jambi. Tindakan tersebut dinilai perlu menjadi bahan evaluasi bersama agar penyampaian aspirasi tetap memperhatikan etika, moral, serta penghormatan terhadap sejarah dan adat istiadat masyarakat Jambi.

Raden Nata selaku ahli waris Sultan Thaha Syaifuddin, didampingi Abdullah selaku Sekretaris Jenderal Perkumpulan Sebrang Jambi Bersatu (PSJB), menyampaikan keberatan atas tindakan pembalutan patung tokoh perjuangan tersebut.

Menurut Raden Nata, patung Sultan Thaha Syaifuddin bukan sekadar objek fisik atau monumen, melainkan simbol yang merepresentasikan sejarah perjuangan dan identitas masyarakat Melayu Jambi.

Ia menjelaskan, nama Sultan Thaha Syaifuddin memiliki keterkaitan erat dengan sejarah panjang Kesultanan Melayu Jambi yang menjunjung tinggi nilai-nilai adab, adat istiadat, serta penghormatan kepada para leluhur.

Sultan Thaha Syaifuddin sendiri dikenal sebagai Pahlawan Nasional yang gigih menentang penjajahan Belanda. Perjuangannya menjadi bagian penting dari sejarah Jambi dan warisan nilai kepahlawanan bagi generasi penerus.

Editor : Redaktur
Sumber : Team
Bagikan

Berita Terkait
Terkini