Polemik Pembalutan Patung Sultan Thaha Memanas, Ahli Waris Ingatkan Jangan Abaikan Sejarah Jambi

Polemik Pembalutan Patung Sultan Thaha Memanas, Ahli Waris Ingatkan Jangan Abaikan Sejarah Jambi
Polemik Pembalutan Patung Sultan Thaha Memanas, Ahli Waris Ingatkan Jangan Abaikan Sejarah Jambi

“Kami mendukung dan mengapresiasi hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat di muka umum. Namun, kebebasan tersebut harus tetap memperhatikan etika dan moral. Jangan sampai tindakan dalam menyampaikan aspirasi mengabaikan penghormatan terhadap sejarah dan tokoh perjuangan masyarakat Jambi,” tegas Raden Nata.

Minta Kejadian Serupa Tidak Terulang

Raden Nata menegaskan, pihaknya tidak bermaksud menghalangi masyarakat dalam menyampaikan aspirasi. Namun, ia mengingatkan bahwa kebebasan berekspresi harus dilaksanakan secara bertanggung jawab dengan tetap menghormati simbol sejarah dan nilai budaya daerah.

Menurutnya, peristiwa pembalutan patung Sultan Thaha Syaifuddin menjadi pengingat penting bagi semua pihak agar memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai nilai sejarah dan adat istiadat masyarakat Jambi.

Ia berharap kejadian serupa tidak kembali terulang, sehingga penyampaian aspirasi di ruang publik dapat berlangsung tanpa mengesampingkan penghormatan terhadap para leluhur dan tokoh yang berjasa bagi daerah.

Editor : Redaktur
Sumber : Team
Bagikan

Berita Terkait
Terkini