InvestigasiMabes. com | Tepa- Pekerjaan pembangunan Puskesmas Tepa Kecamatan Babar Barat di laporkan terbengkalai, Masyrakat Berharap jika pusekemas itu selesai di bangun maka akan segera di gunakan untuk pelayanan kesehatan Masyarakat di Kecamatan.Jumat (30/6/2023)Pada hal sebenarnya Pekerjaan Pusekemas itu suda di kerjakan sejak tiga tahun terakhir. Namun Masyarakat Mau secepatnya di manfaat kan gedung tersebut. Akhirnya tidak memberikan manfaat yang baik kepada masyarakat, para pekerja Paket Proyek Pembangunan Puskesmas tersebut akhirnya menghentikan Pekerjaan karna gaji karyawan belum di bayarkan, sepeser pun informasi yang di himpun media Investigasi Mabes.Com. Masmin menyebutkan bahwa pekerjaan paket proyek pembangunan Gedung Puskesmas tersebut tidak bisa selasai akibat upah kerja karyawan tidak di bayarkan sejak awal pekerjaan sampai sekarang.
Karyawan yang mengerjakan Paket Proyek tersebut Masmin saat dikonfirmasi di Kampung Babar " Saya terpaksa menghentikan pekerjaan pembangunan Gedung Puskesmas tersebut.Ia Menyebutkan sejak mulai pekerjaan sampai saat ini upah kerja saya dan karyawan belum di bayarkan oleh pihak Kontraktor, sebesar Rp 350 juta dari total tersebut baru di kasih 70 juta.Itu pun uang makan karyawan sisanya belum dibayarkan, dan akibat nya saya harus menanggung resiko uang simpanan saya yang suda gunakan untuk membayar upah karyawan sebesar dua puluh dua juta itu pun masih ada sisa nya.
Saat di tanya besar anggaran sesuai kontrak, Masmin panggilan akrabnya mengatakan pekerjaan Proyek ini tidak ada pemasangan Papan Nama Proyek sehingga nilai anggaran Proyek tersebut saya tidak tahu meskipun demikian yang saya dengar itu besar anggaran nya 5 milyar lebih, kusus untuk finising, kalau fisiknya saya bukan pekerjanya itu dikerjakan oleh orang Kokwari yang saya dengar 8 milyar lebih itu anggaran fisik, karna pekerjaanya tidak jalan maka putus kontrak kerja dengan Kontraktor, saat itu Pak Aimud jadi bila di gabungkan semua nya maka pembangunan puskemas itu menelan biaya sebesar 13 milyar. saat di tanya terkait dengan Volume atau luas pekerjaan tersebut masmin mengatakan Panjang gedung Puskesmas tersebut 32 meter dan lebar 20 meter dan memiliki lantai sebelahnya seluas 6,35 cm lanjutnya lagi saya datang ke moa, ni untuk melaporkan kepada Dinas PU untuk mencari solusi untuk menyelesaikan hak hak kami karyawan dan jika tidak maka saya akan melaporkan kepada Polres MBD atau Polda Maluku
Lebih lanjut menurut nya dari besaran anggaran 5, milyar lebih itu telah di cairkan termen pertama sebesar Rp 1,5 milyar dan termin kedua Rp 1,5 milyardan termin ketiga belum di cairkan karna itu di harapkan para karyawan tenang dan bersabar menunggu proses pembayaran upah kerja mereka pintanya.
Sementara itu Ny Obe Wartuni saat di konfirmasi melalui no Watsap mengakui bahwa soal gaji karyawan tidak tau sebab dia hanya membantu mengurus dan mencairkan anggaran selanjutnya di serakan kepada yang punya punya perusahan.selanjutnya saya tidak tau karna saya kuasa Direktur lebih lanjut, Menurutnya sementara kita upayakan untuk melakukan penyelesaian upah kerja karyawan, Yang tertunda hingga saat ini jelasnya karna itu berharap para karyawan bisa bersabar sedikit demikian tuturnya sambil mengakhiri pembicaraan Nya.(Red-ga)
Editor : Investigasi Mabes