Sampai saat ini nnb tapsel tetap eksis dan berupaya untuk manjaga ekosistem kita Giat dalam gerakan hijau , berwirausaha dan tetap menjadi Pelopor dikalangan masyarakat serta menjaga adat istiadat dengan tetap membangun silaturrahim dengan Tokoh Tokoh adat di kabupaten tapanuli selatan.Tidak hanya sampai disitu kita bahkan tak luput kita menyoroti mengkritis menjadi lembaga yang siap pasang badan didepan terhadap Privatsektor yang berupaya Merusak lingkungan kita ,ini sesuai dengan Jargon kita sebagai Poso poso Pagaranihuta ( benteng didesa)
Muculnya NNB Sapanusun Di muara tais yang disambut baik oleh bupati tapsel dolly Pasaribu dan ibu bupati mebuat tanda tanya besar kepada kita serta menimbulkan keresahan di kalangan NNB baik di angkola Jae maupaun secara keseluruhan Di kab.tapsel kenapa tidak selain tidak melibatkan keluarga Besar NNB tapsel terkesan berbau politik untuk persiapan Pemilukada tahun 2024. padahal selama ini NNB tapsel tidak pernah ikut telibat politik untuk mendunkung caleq ,bupati maupun lainnya karna itu bagian bahagian dari program kita.kita senang kalo bupati rajin turun kedesa-desa dan kekecamatan medungukung kegiatan NNB , tapi kegiatan yang terjadi di muara tais NNB Sapanusunan kami anggap terkesan untuk kepentingan golongan dan kelompok dan akan mengkotak kotak kan Keluarga besar NNB tapanuli selatan. Tindakan oknum Tokoh masyarakat atas dukungan Bupati sama dengan tidak menganggap kami ada , padahal hari ini jauh sebelum dolly pasaribu jadi Bupati dia punya peran Dalam terbentuknya Keluarga besar NNB di kabupaten Tapsel.
Demikian penjelasan Riski Abadi Rambe kepada wartawan Selasa, 04/5/2024.
Sebahagian kalangan mengatakan "Tidak ada yang dilanggar, dalam tatanan adat cuman dinggap kuras etis, NNB harus kembali pada Tupoksinya sebagai pagar nihuta sesuai dengan artinya yaitu Naposo (muda/naposo pamatang) Nauli yang artinya Baik dan sopan bertutur poda) Bulung artinya Pagar atau melapisi diri dengan berakhlak baik) kalau memang bupati serius ingin membangkitkan sanggar seni, maka hidupkan kembali Dewan kesenian daerah kabupaten Tapsel (DKDTS) yang sudah tidak pernah muncul lagi "Wartawan sudah mencoba meminta keterangan Bupati Tapsel via chat wa Selasa, 4/5/2024.
Chat wa dibaca tertanda contreng biru.Namun hingga berita ini ditayangkan, wartawan belum berhasil mendapatkan keterangan dari Bupati Tapsel.( Nelwan).
Editor : Investigasi Mabes