Inspektorat Diminta untuk Monev Pembangunan SDN 115 yang Diduga Menyimpang

Foto Investigasi Mabes
Inspektorat Diminta untuk Monev Pembangunan SDN 115 yang Diduga Menyimpang
Inspektorat Diminta untuk Monev Pembangunan SDN 115 yang Diduga Menyimpang

InvestigasiMabes.com | Pekanbaru -  Kepala Inspektorat Kota Pekanbaru Iwan Simatupang diminta untuk melakukan monitoring dan evaluasi (Monev) pada proyek SDN 115 Pekanbaru. 

Pembangunan SDN 115 Pekanbaru tersebut Diduga Menyimpang dari spesifikasi, sementara Kadisdik Abdul Jamal ketika dimintai tanggapan menyarankan Tim Media untuk menghubungi Kabid Sarana, namun Kabid Sarpras Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru Multiferi tidak dapat dihubungi karena nomor HP-nya tidak aktif. 

Adapun temuan Tim Media dilapangan, yaitu terkait Item pekerjaan Pasir Urug di bawah Pondasi terpantau tidak dilaksanakan oleh kontraktor. 

Untuk diketahui bahwa Pekerjaan Urugan Pasir di Bawah Pondasi Menerus adalah proses pengurugan atau penambahan pasir yang ditempatkan dipermukaan lobang pondasi yang digali dengan ketebalan yang sudah ditentukan. Hal ini bertujuan untuk menstabilkan permukaan tanah asli dan menyebarkan beban, sehingga beban yang dipikul permukaan tanah merata. 

Pasir tersebut kemudian diratakan menggunakan kayu dan diperiksa terus-menerus untuk memastikan ketebalannya sesuai dengan yang diinginkan. Agar pasir benar-benar padat dan rata, pasir dibasahi dengan air. 

Proses pengurugan pasir ini dilakukan bersamaan dengan pembangunan lantai kerja pondasi. Namun, sebelum proses ini dilakukan, pekerjaan galian tanah pondasi harus sudah selesai dan disetujui oleh konsultan pengawas. 

Pengurugan pasir dilakukan sampai elevasi rencana sesuai dengan gambar yang telah disiapkan. Proses ini dilakukan secara merata dan padat untuk memastikan fondasi bangunan menjadi kuat dan kokoh. 

Dengan melakukan pengurugan pasir ini, pondasi bangunan akan lebih stabil dan mampu menahan beban bangunan dengan baik. Jadi, proses ini sangat penting untuk memastikan keamanan dan kekokohan bangunan yang akan dibangun. 

Sebagaimana pemberitaan sebelumnya bahwa Pembangunan SD Negeri 115 Pekanbaru diduga menyimpang dari spesifikasi, dimana item pekerjaan yang ada dalam gambar pelaksanaan tidak dilaksanakan oleh kontraktor, dan inipun juga tak terlepas dari peranan konsultan pengawas. 

Spesifikasi Teknis merupakan suatu tatanan teknik yang dapat membantu semua pihak yang terkait untuk sependapat dalam pemahaman sesuatu hal teknis tertentu yang terjadi dalam suatu pekerjaan, dan kontraktor sebagai pelaksana bertugas untuk menyelesaikan pembangunan dari pemilik pekerjaan, sesuai dengan mutu, waktu, serta biaya yang sejak awal telah disepakati bersama dengan sang pemilik proyek. 

Editor : Investigasi Mabes
Tag:
Bagikan


Berita Terkait
Terkini