Bupati dan Wakil Bupati Tanimbar Ricky Jauwerissa dan dr. Juliana Ch. Ratuanak diminta gagas Sopi sebagai gerakan ekonomi rakyat terbarukan

Foto Investigasi Mabes
Bupati dan Wakil Bupati Tanimbar Ricky Jauwerissa dan dr. Juliana Ch. Ratuanak diminta gagas Sopi sebagai gerakan ekonomi rakyat terbarukan
Bupati dan Wakil Bupati Tanimbar Ricky Jauwerissa dan dr. Juliana Ch. Ratuanak diminta gagas Sopi sebagai gerakan ekonomi rakyat terbarukan

1. Fungsi Sopi sebagai salah satu materi ritual adat istiadat Tanimbar tetap lestari. 

2. Tingkat kriminalitas, ganguan ketentraman dan ketertiban umum sebagai akibat dari penyalahgunaan Sopi dapat ditekan dan dikendalikan. 

3. Dapat memicu peningkatan pendapatan petani Sopi yang berpengaruh secara langsung terhadap perbaikan dan pertumbuhan ekonomi kerakyatan serta dapat mengurangi angka pengangguran. 

4. Dapat menjadi salah satu komponen penunjang peningkatan Pendapatan Asli Daerah. 

Analisis yang gamblang sebagai dasar pikir, misalnya :1. Harga Sopi 1 botol Aqua 600 ml berkisar Rp. 30-35 rb.

 2. Satu botol itu kalau diolah menjadi prodak lain misalnya parfum, kemudian diecer per 50/100 ml dengan harga Rp. 30/50 rb, maka Sopi 1 botol 600 ml setelah diolah dapat menghasilkan Rp. 300/360 rb....Fantastis kan ?, ini br 1 botol Sopi biasa, belum yang monster dan ini baru 1 prodak, bagaimana kalau lebih dari 1 prodak ? Maka harga Sopi dari petani dapat meningkat 1 botol 600 ml dari Rp. 30/35 rb menjadi 50/100 rb untuk harga industri...Petani Sopi tentu sangat puas dengan hasil kerja kerasnya.

 3. Setelah menjadi prodak olahan lain misalnya Parfum, maka marketnya tentu lebih luas dan tidak terbatas karena pastinya semua orang mulai dari anak-anak sampai lansia suka pakai Parfum.

 4. Dengan nilai Sopi yang meningkat disertai pendapatan Petani Sopi yang tinggi, maka akan mempengaruhi masyarakat untuk memiliki penghasilan yang tinggi pula dari bertani Sopi, dan secara langsung akan mengurangi angka pengangguran di Tanimbar karena masyarakat akan beramai-ramai menyediakan Sopi sebagai bahan dasar industri dengan harga yang sangat memuaskan ketimbang kopra yang nilainya jauh lebih rendah, mengingat potensi SDA di Tanimbar sudah tersedia dan mampu untuk mencukupi kebutuhan industri pengolahan Sopi.

 5. Untuk kepentingan ritual adat memang peredaran Sopi harus dibatasi dan diawasi untuk menekan angka kriminalitas, ganguan ketentraman dan ketertiban umum di masyarakat dan itu harus dilakukan.

 Jadi Sopi meliki potensi yang sangat banyak dengan nilai yang lebih tinggi ketimbang hanya sekedar minum keras yang dapat merusak kesehatan dan tatanan hidup masyarakat Tanimbar, dan warisan para leluhur ini patut disyukuri sebagai Anugerah Tuhan Yang Maha Kuasa kepada Tanimbar. (IM. 125).

Editor : Investigasi Mabes
Tag:
Bagikan


Berita Terkait
Terkini