Munculnya Sarge merupakan akibat dari campuran energi tiga Di'Allas. Secara singkat, Di'Allas membuat salinan tubuh Coulson kemudian mengirimkan salinan itu melewati ruang dan waktu menuju sebuah dimensi di mana makhluk tidak berwujud bermukim. Disitulah entitas bernama Pachakutiq memasuki salinan tubuh Coulson ini dan lahirlah Sarge dengan kapabilitas kuat yang mengejutkan.
Saat insiden tersebut terjadi, ingatan Coulson bertabrakan dengan ingatan Sarge, menyebabkannya mengalami kenangan kabur. Di sepanjang alurnya, ada beberapa titik di mana Sarge mencerminkan tingkah laku seperti Coulson. Ini sempat membawa sedikit harapan kepada para agen SHIELD bahwa mereka mungkin dapat membedakannya dari Sarge. Namun, pada kenyataannya, Sarge malah menunjukkan watak buruknya dan harus diberantas.
Avengers: Doomsday bisa menerapkan metode ini walaupun Marvel's Agents of S.H.I.E.L.D belum secara resmi diterima sebagai bagian dari cerita utama dalam MCU. Dalam urutan waktu, garis waktu untuk musim keenam Agent of S.H.I.E.L.D diyakini berlangsung lima tahun lebih awal dibanding peristiwa yang terjadi di film Avengers: Endgame. Di episod terakhir musim enam tersebut, planet Di'Allas sudah hancur namun kekuatannya masih bertahan.
Oleh karena itu, konsepnya seperti ini: usai berita tentang kematian Tony Stark menyebar ke seluruh penjuru bumi, dapat dipastikan warga planet kita akan merasa begitu kehilangan dan berdoa agar dia masih hidup. Konsepsi pikiran ini direalisasi dalam bentuk energi Di'Allas yang membuat sebuah replika fisik dari tubuh Tony lalu dikirimkan melewati ruang dan waktu menuju univers lain tempat Victor von Doom sudah tiada; jiwa beliau pun akhirnya memasuki tubuh sang tiruan tersebut.
Dalam kisah ini, para fans - termasuk tokoh-tokoh dalam MCU - bakal mengenali sosok Doctor Doom, yang kemungkinan besar akan menunjukkan sisi serupa seperti Tony Stark. Namun, mereka juga perlu mempersiapkan diri untuk kepergian Tony Stark sekali lagi. Apakah kamu sudah siap? Pasti sangat menyentuh ya?
Editor : Investigasi Mabes