“Setelah audiensi di Semarang, kita diarahkan untuk menghadap pimpinan daerah. Dari situ kemudian akan dilanjutkan rapat pleno untuk memilih Plt Ketua KONI. Setelah itu, Musorkab ditargetkan bisa terlaksana sebelum Oktober, sesuai arahan Pak Bupati,” jelasnya.
Selain Musorkab, KONI Rembang juga memiliki agenda Musyawarah Kerja (Musker) tahun ini yang sekaligus akan menentukan kandidat ketua umum baru. Dinamika internal ini dinilai berpengaruh terhadap persiapan menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026.
“Pasti berdampak, tapi kami tetap ikhtiar tadi juga kami sampaikan untuk persiapan Porprovnya. Kita untuk pra Porprov itu mengusulkan Rp500 juta untuk persiapan. Usulan itu termasuk kebutuhan sekretariatan, karena sejak awal tahun kegiatan KONI masih memakai dana talangan pengurus,” tutup Gondes.
/syfdn Editor : RedakturSumber : Team