“Bapak Kapolda memberikan atensi khusus terhadap kasus-kasus ini. Karena itu, kami melakukan penyelidikan secara maraton agar seluruh kasus penemuan bayi di Kota Ternate dapat diungkap hingga tuntas,” tegasnya.
Ia menambahkan, dalam proses penyelidikan, polisi mengumpulkan berbagai barang bukti, memeriksa sejumlah saksi, serta menelusuri kemungkinan keterkaitan antara satu kasus dengan kasus lainnya. Selain itu, Polres Ternate juga berkoordinasi dengan pihak rumah sakit, dinas sosial, dan instansi terkait lainnya untuk menangani bayi yang berhasil diselamatkan serta memastikan pemakaman yang layak bagi bayi yang ditemukan meninggal dunia.
Kapolres Ternate turut mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan sekitar dan segera melaporkan kepada pihak berwajib apabila menemukan hal-hal mencurigakan, khususnya yang berkaitan dengan dugaan tindak pidana pembuangan bayi. Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu mencari bantuan atau pendampingan jika menghadapi persoalan kehamilan yang tidak diinginkan, agar tidak berujung pada tindakan melanggar hukum.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mencegah terjadinya kasus serupa. Pembuangan bayi adalah tindakan pidana dan juga pelanggaran terhadap nilai kemanusiaan,” pungkas AKBP Anita.InvestigasiMabes.com(tim)
Editor : Investigasi MabesSumber : Tim