Dengan terungkapnya fakta klarifikasi ini, maka seluruh kecurigaan yang sempat mengemuka di tengah masyarakat,termasuk dugaan penyalahgunaan wewenang atau penyelewengan pengelolaan dana operasional sekolah terbukti sama sekali tidak berdasar dan jauh dari kenyataan.
Ketidakhadiran yang terlihat publik murni disebabkan oleh keterbatasan fisik dan kewajiban menjalani pengobatan demi kesembuhan, bukan karena kelalaian, apalagi kesengajaan. Bahkan, semangatnya untuk tetap masuk sekolah meski tidak penuh waktu justru menunjukkan bahwa beliau adalah sosok pemimpin yang peduli, berjiwa pengabdian, dan tidak ingin lepas kendali dari tugas negara.
Sebagai media yang menjunjung tinggi prinsip kebenaran, keseimbangan, dan keadilan informasi, investigasimabes.com merasa wajib meluruskan hal ini agar tidak terjadi penilaian yang keliru dan merugikan nama baik pribadi maupun institusi pendidikan.
Kami mengajak seluruh warga masyarakat, wali murid, rekan sejawat, dan pihak Dinas Pendidikan untuk dapat memaklumi kondisi ini, mengingat hal-hal yang berkaitan dengan kesehatan berada di luar kehendak manusia dan merupakan hak setiap pegawai. Apresiasi selayaknya diberikan karena beliau masih berjuang mengabdi meski sedang tidak dalam kondisi sehat.Kami juga menyampaikan doa dan harapan tulus dari segenap redaksi investigasimabes.com.semoga Sugiyanto iyanto segera diberikan kesembuhan total, kesehatan yang prima, kekuatan, dan ketabahan, sehingga dapat segera pulih sepenuhnya dan kembali bekerja secara penuh waktu serta maksimal seperti sediakala.
Editor : RedakturSumber : Team