Para petani mitra berharap manajemen PT Merbau dan Dinas Perkebunan setempat dapat melakukan evaluasi serta mediasi agar hak-hak petani sesuai perjanjian dapat dipenuhi. Mereka juga meminta kejelasan standar alasan penolakan TBS agar tidak menimbulkan kerugian sepihak.
Menurut Amrin kami akan menyurat ke bupati Konawe selatan untuk segera memanggil perusahaan tersebut agar di berikan sangsi kalau perlu kami akan akan menyurat juga ke wamen Pertanian untuk segera menindak perusahaan yang nakal terhadap petani sawit,tuturnya
Kekecewaan petani tidak adanya konfirmasi dari pihak pabrik ke petani sawit bahwa apa alasan sehingga belum bisa menerima buah sawit, sehingga petani berbondong- bondong datang membawa buah sawit mereka dan akhirnya mendapat penolakan untuk penimbangan, sementara buah sawit perusahaan masih berjalan normal.
pihak manajemen PT Merbau beralasan bahwa ada salah satu pabrik yang rusak, Namun kegiatan masih berjalan normal(Andriawan Polingai)
Editor : RedakturSumber : Team