"Alhamdulillah hari ini kita kedatangan tamu dari STADT Korea yang didampingi tim perwakilan dari Jakarta. Mereka akan melaksanakan penyusunan master plan selama 10 bulan terkait penanganan dan mitigasi kebencanaan di Kabupaten Tanggamus, khususnya di wilayah Wonosobo dan Semaka," katanya.
Menurut Hendrawijaya, setelah penyusunan master plan selesai, Pemerintah Korea melalui Kementerian Pekerjaan Umum Korea telah menyiapkan dukungan hibah sebesar 6 juta dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp105 miliar yang akan direalisasikan selama tiga tahun.
"Ini merupakan peluang besar bagi Kabupaten Tanggamus. Setelah master plan selesai, akan menjadi dasar bagi pengajuan dukungan hibah dari Pemerintah Korea. Nilainya mencapai 6 juta dolar AS atau sekitar Rp105 miliar untuk jangka waktu tiga tahun," jelasnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa Kabupaten Tanggamus menjadi daerah pertama dan satu-satunya di Indonesia yang memperoleh program kerja sama tersebut dari STADT Korea."Yang membanggakan, program ini baru pertama kali dilaksanakan di Indonesia dan Kabupaten Tanggamus dipercaya menjadi lokasi pelaksanaannya," ujarnya.
Editor : RedakturSumber : Team