Selain itu, pihak STADT Korea juga berencana mengundang tiga perwakilan Pemerintah Kabupaten Tanggamus untuk melakukan kunjungan studi ke Korea Selatan pada November 2026.
"Nanti akan ada kunjungan selama sekitar satu minggu ke Korea Selatan untuk melihat langsung kondisi proyek serupa yang telah berjalan di wilayah Jeju. Pesertanya akan ditentukan oleh Bapak Bupati," tambah Hendrawijaya.
Dalam kesempatan tersebut, CEO STADT Korea Kim Dae Wuk berharap Pemerintah Kabupaten Tanggamus dapat memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program, terutama dalam penyediaan data yang dibutuhkan.
Data yang dimaksud meliputi dokumen tata ruang, informasi kebencanaan, serta catatan berbagai peristiwa bencana yang pernah terjadi di Kabupaten Tanggamus sebagai bahan penyusunan master plan.Rencananya, proses pemetaan lapangan menggunakan teknologi drone akan dimulai pada Agustus 2026. Selanjutnya, penyusunan master plan ditargetkan selesai pada Februari atau Maret 2027.
Editor : RedakturSumber : Team