81 Tahun Indonesia Merdeka, Jalan Kami Masih Tertinggal

81 Tahun Indonesia Merdeka, Jalan Kami Masih Tertinggal
81 Tahun Indonesia Merdeka, Jalan Kami Masih Tertinggal

InvestigasiMabes.com | Banyuwangi - Delapan puluh satu tahun Indonesia merdeka. Semangat kemerdekaan kembali dikibarkan di setiap sudut negeri. Bendera Merah Putih berkibar dengan gagah, namun di balik kemeriahan itu masih ada kenyataan yang sulit disembunyikan.

Foto ini adalah potret jalan di perbatasan Desa Rejoagung dan Desa Wonosobo, Kecamatan Srono, Kabupaten Banyuwangi. Jalan yang setiap hari dilalui masyarakat masih dipenuhi batu, lubang, dan permukaan yang tidak layak. Kondisi seperti ini bukan hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Ironisnya, Banyuwangi dikenal sebagai daerah dengan berbagai potensi ekonomi, termasuk keberadaan salah satu kawasan tambang emas terbesar di Indonesia. Namun, sebagian masyarakat di wilayah pedesaan masih harus berjibaku dengan infrastruktur dasar yang jauh dari harapan.

Pemerintah Kabupaten Banyuwangi memang menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur terus dilakukan dan berbagai laporan resmi juga mengakui masih adanya ruas jalan pedesaan yang rusak serta belum tertangani secara merata.

Momentum HUT RI ke-81 seharusnya menjadi bahan refleksi. Kemerdekaan bukan hanya tentang upacara dan pemasangan bendera, tetapi juga tentang menghadirkan keadilan pembangunan hingga pelosok desa. Warga tidak meminta kemewahan. Mereka hanya menginginkan jalan yang aman untuk berangkat bekerja, mengantar anak sekolah, membawa hasil pertanian, dan menjalankan roda perekonomian.

Pemerintah Kabupaten Banyuwangi perlu menjadikan kondisi jalan di wilayah perbatasan Desa Rejoagung–Desa Wonosobo sebagai salah satu prioritas penanganan. Pembangunan yang merata akan lebih bermakna ketika benar-benar dirasakan oleh masyarakat di lapangan, bukan hanya tercermin dalam laporan atau angka statistik.

Di usia ke-81 Republik Indonesia, pertanyaan yang patut kita renungkan adalah: apakah kemerdekaan pembangunan sudah benar-benar dirasakan hingga ke jalan-jalan desa?

Semoga kritik ini dipandang sebagai bentuk kepedulian masyarakat agar pembangunan di Banyuwangi semakin adil, merata, dan berpihak kepada kepentingan rakyat.

Yanto

Anggota LPKMI

Editor : Redaktur
Sumber : Yanto LPKMI
Bagikan

Berita Terkait
Terkini