Kondisi lapangan berupa semak belukar dan lahan gambut, ditambah angin kencang serta akses yang sulit dijangkau, menjadi tantangan bagi personel gabungan dalam mengendalikan kebakaran.
Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan mengatakan, peninjauan dilakukan untuk memastikan penanganan berjalan optimal sekaligus mengevaluasi kebutuhan personel dan sarana pendukung di lapangan.
"Kami melakukan pengecekan langsung untuk memastikan kondisi di lapangan serta memastikan proses pemadaman dan pendinginan berjalan dengan baik," kata Herry.
Sebanyak 157 personel gabungan dari Polri, TNI, BPBD, perusahaan, Manggala Agni, dan Masyarakat Peduli Api (MPA) dikerahkan untuk menangani kebakaran di lokasi tersebut.Upaya penanganan dilakukan melalui penggunaan cairan formula X-Fire, pendirian posko, serta pengerahan tiga alat berat untuk membuat sekat bakar dan membuka akses jalan. Tim gabungan juga membangun embung sebagai sumber air untuk mendukung pemadaman.
Editor : RedakturSumber : Team