Tiga Pengukir Jepara Tiba di Sarajevo, Rawat Warisan Ukir Indonesia Peninggalan Era Habibie

Tiga Pengukir Jepara Tiba di Sarajevo, Rawat Warisan Ukir Indonesia Peninggalan Era Habibie
Tiga Pengukir Jepara Tiba di Sarajevo, Rawat Warisan Ukir Indonesia Peninggalan Era Habibie

“Fakta bahwa ukiran Jepara telah hadir di Sarajevo sejak puluhan tahun lalu menunjukkan bahwa keterampilan tradisional kita memiliki daya jangkau yang jauh lebih luas dari yang sering kita sadari. Ini adalah warisan bangsa yang harus kita rawat bersama,” tuturnya.

Bagi Jepara, kegiatan ini menjadi kesempatan penting untuk menunjukkan bahwa tradisi ukir bukan sekadar peninggalan budaya, melainkan keterampilan hidup yang terus diwariskan dan tetap dibutuhkan hingga ke luar negeri.

Kehadiran para pengukir juga memperlihatkan bagaimana diplomasi budaya dapat diwujudkan melalui kerja nyata. Dari kunjungan Rerie pada Februari, koordinasi pelaksanaan oleh Ikhwan, hingga keterlibatan langsung tiga pengukir Jepara di Sarajevo.

Restorasi ini diharapkan turut memperkuat upaya memperkenalkan seni ukir Jepara sebagai salah satu kekayaan budaya Indonesia yang patut memperoleh pengakuan internasional.

“Warisan budaya bukan benda mati yang hanya dipajang. Ia adalah jejak peradaban yang harus terus dirawat agar generasi berikutnya mengenali akar identitasnya. Pengukir Jepara yang bekerja di Sarajevo hari ini sedang menjaga jejak itu,” ujar Rerie.

Editor : Redaktur
Sumber : Team
Bagikan

Berita Terkait
Terkini