Tanggapan Terbuka: "LONDO IRENG" Itu Julukan yang tidak Adil untuk Wartawan, Pengamat dan LSM

Foto Agung Riano, S.AP

3. *Membela.* Saat petani digusur, saat buruh di-PHK, saat warga tidak dapat bantuan. Siapa yang bawa suara mereka ke publik kalau bukan kami?

Kalau kami diam, siapa yang tanya? Kalau semua media memuji, siapa yang koreksi saat ada kebijakan salah?

Itu bukan "Londo Ireng". Itu namanya menjalankan fungsi kontrol. Di semua negara ini hal biasa.

*4. BENAR, ADA RISIKO PENGARUH ASING. TAPI SOLUSINYA BUKAN STIGMA*

Kami tidak naif. Kami tahu ada dana asing yang masuk lewat NGO. Ada juga media asing yang punya agenda.

Bagikan

Opini lainnya
Terkini