22 Kelompok Tani Mukti Butuh Sarana Pertanian

Foto Investigasi Mabes
22 Kelompok Tani Mukti Butuh Sarana Pertanian
22 Kelompok Tani Mukti Butuh Sarana Pertanian

Investigasimabes.com | Lampung Selatan – Gabungan kelompok tani  (Gapoktan)Mekar Mukti Desa Mekar Mulya Kecamatan Palas Kabupaten Lampung Selatan Provinsi Lampung,memiliki 22 Anggota Kelompok Tani yang memiliki Hamparan Persawahan kurang lebih 540 Hektar termasuk Perladangan. 

 Ketika di wawancarai Tatang Iskandar sebagai Sekertaris Gapoktan Mekar Mukti mewakili Ketua,ia mengatakan mereka Saat ini sedang menjalankan kegiatan rutinitas tanam padi serentak,dengan ada tanam padi serentak mudah-mudahan bebas dari hama dan mendapatkan hasil yang maksimal.

 Terus ada program yang sifatnya menengah melakukan konsulidasi secara internal dengan kelompok tani maupun dengan pihak-pihak penopang Modal di dalam kegiatan pertanian seperti Kuota Pertanian,  kegiatan masyarakat yang cendrung kesehariannya di pertanian.

 Selanjutnya Dia juga menyampaikan Untuk fasilitas pendukung bidang pertanian yang sudah diraih seperti Combine Hend traktor,mesin jonder dan berapa alat mesin sedot,karna ini sangat kuat untuk peningkatan Hasil dan kualitas padi di antara nya .

 "Alhamdulillah Sa'at ini kami sudah mendapatkan beberapa alat pertanian,meskipun umurnya sudah tau,sudah banyak yang harus di dandan," Ucapnya.

 Yang sangat ini  kita butuhkan petani terutama irigrasi pengairan, karna sifatnya lahan persawahan mereka masih sawah tadah hujan, Sa'at ini mereka bekerja sama dengan pengusaha ili - Ili, kepedulian beberapa pengusaha membantu  memberi kan solusi seperti  air yang ada di kanal kanal  mengalir kan ke areal sawah,  karna kondisi nya sering di bawah permukaan sawah  dari itu sangat di butuhkan pompanisasi.

 " kita berupaya dengan para pemodal yang ada kepedulian terhadap petani dalam pengairan walaupun sampai saat ini belum maksimal  karna ada paktor modal, sehingga petani harus menambah  biaya  dalam pengairan,"Ungkap Tatang

 Lebih lanjut Tatang berharap Untuk program jangka panjangnya , mereka sangat berharap kepada pemerintah untuk memaksimalkan bantuan sarana dan prasarana untuk meningkatkan hasil pangan, karna bagaimana juga mekar mulya termasuk hamparan yang cukup luas.

 "  kami sangat mengharapakan atau menaruh harapan solusi, berupa bantuan untuk pembekalan pendidikan edukasi ke para petani sehingga memilki kreatipitas sehingga tidak tergantung lagi Dengan pemerintah".

 Sementara itu Supandi selaku Bendahara Gapoktan menambahkan,Dia menjelaskan bahwa saat ini lokasi persawahan yang dulu nya dalam waktu setahun hanya satu kali tanam sekarang sudah dua kali.

Editor : Investigasi Mabes
Tag:
Bagikan


Berita Terkait
Terkini