InvestigasiMabes.com |Banyuwangi - Belasan perempuan adat Suku Osing mendapatkan pelatihan membuat batik cap motif khas Banyuwangi di Desa Taman Suruh, Kecamatan Glagah.
Pelatihan yang digelar selama empat hari sejak 14 Juni 2023 ini terlaksana berkat dukungan Direktorat Kepercayaan terhadap Tuhan yang Maha Esa dan Masyarakat Adat Kemendikbudristek.
“Peserta merupakan anggota Perempuan Aman Osing Banyuwangi dan Barisan Pemuda Adat Nusantara Osing,” kata Ketua Pengurus Harian Daerah Perempuan Aman Osing Banyuwangi Indah Pratiwi, Sabtu (17/6/2023).
Indah Pratiwi yang akrab disapa Tiwi ini menyebut ada beberapa jenis motif batik yang diterapkan pada pelatihan tersebut. Motif-motif itu di antaranya Gajah Oling, Kangkung Setingkes, Kopi Pecah, dan Sekar Jagad.
Selain itu, ada juga motif-motif baru yang diambil dari khazanah Banyuwangi. “Masing-masing motif memiliki filosofi, keindahan, peminat, potensi pengembangan fesyen, dan berbagai manfaat ekonomi,” kata Tiwi.
Selain membuat batik cap, Perempuan Aman Osing Banyuwangi juga mengajarkan pemasaran digital kepada para peserta pelatihan.
“Sehingga para peserta pelatihan akan mampu mengelola industri batik dari hulu ke hilir,” sambung Tiwi.
Dalam pelatihan ini, dua narasumber dihadirkan, yakni pemilik pengusaha batik, Deddy Wahyu dan praktisi pemasaran digital, Noval.
Deddy menjelaskan, pelatihan batik cap dilakukan dengan bahan pewarna alami. Para peserta pelatihan dituntut untuk kreatif agar bisa menghasilkan produk yang berbeda dengan yang lain.
Editor : Investigasi Mabes