4. Venesia
Destinasi termudah dan paling aman untuk pekerja digital nomad perempuan di Eropa ternyata ada di Venesia, Italia. Berdasarkan data Holidu, sepertiganya dari semua digital nomads yang bermukim di sana merupakan wanita. Walau begitu, kota ini masih menerima nilai sedikit kurang daripada ketiga posisi pertama mengenai rasa amannya bagi seorang wanita yang jalan-jalan sendiri.
5. Penang
Di bagian barat laut Malaysia terdapat kota Penang yang menarik bagi banyak orang. Kota tersebut dikenal dengan kebaikan penduduknya kepada wisatawan mancanegara dan 80% dari para wanitanya merasa nyaman saat melintasi area-area itu tanpa pengawasan pada malam hari. Dari total jumlah pekerja digital nomaden yang bertempat tinggal di daerah ini, sekitar 19% merupakan kaum hawa.
6. Valencia
Tempat dengan nilai tertinggi kedua di Benua Eropa adalah Valencia. Dari jumlah total para digital nomad pekerja yang menetap di Kota Pesisir ini, sekitar 22% merupakan wanita. Berdasarkan penelitian oleh Holidu, kebanyakan wanita merasa aman ketika berjalan-jalan sendiri di area tersebut dan juga dikatakan sebagai tempat yang bersahabat bagi kaum hawa. Akan tetapi, posisinya agak merosot saat ditilik dari segi kesediaan untuk menerima penduduk luar negeri.
7. Kaohsiung, Taiwan
Di luar Taipei, Kaohsiung di Taiwan pun menjadi salah satu tujuan paling aman bagi para pekerja digital nomaden perempuan. Kota ini menerima penilaian positif berkaitan dengan ke ramah tamahan terhadap pendatang baru serta 82% dari wanita menyatakan bahwa mereka merasa aman ketika berjalan-jalan seorang diri di tempat tersebut. Sekitar 17% dari total populasi pekerja digital nomaden yang bertempat tinggal di Kaohsiung merupakan kaum hawa.
8. Porto
Kota kedua terbesar di Portugal dan destinasi pariwisata yang semakin populer, Porto ditempatkan pada urutan ketujuh belas sebagai salah satu kota termudah untuk wanita bekerja secara daring atau remote. Sekitar dua puluh persen dari pekerja online tersebut adalah wanita. Berdasarkan penelitian tersebut, delapan puluh tujuh persen respondennya menyebut bahwa mereka merasa cukup aman saat jalan-jalan sendiri di daerah tersebut. Akan tetapi, kota ini menerima nilai yang lebih rendah dalam konteks keakraban dengan pendatang baru.
Editor : Investigasi Mabes