“Kami mengingatkan kepada para pelajar untuk fokus dalam menimba ilmu di sekolah. Jangan mudah terprovokasi oleh ajakan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dalam melakukan unjuk rasa,” tegas AKBP Anita Ratna Yulianto.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa kepolisian tetap menghormati hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat di muka umum sesuai aturan perundang-undangan. Namun, pihaknya tidak akan mentolerir aksi yang berujung pada kericuhan dan mengganggu ketertiban umum.
Sebagai informasi, 16 orang massa aksi itu sebelumnya diamankan setelah situasi unjuk rasa di depan gedung DPRD Kota Ternate memanas. Aparat kepolisian langsung bertindak untuk mencegah terjadinya eskalasi lebih lanjut sehingga massa yang dianggap memicu kericuhan kemudian dibawa ke Mapolres Ternate untuk diperiksa.
Dengan telah dipulangkannya seluruh massa aksi, situasi di Kota Ternate kini kembali kondusif. Aparat kepolisian tetap melakukan pengamanan terbuka maupun tertutup guna memastikan stabilitas keamanan tetap terjaga.InvestigasiMabes.com(Tim)
Editor : Investigasi MabesSumber : Tim