Investigasimabes.com | Lapang — Banjir besar yang merendam wilayah Lueng Baro Lapang hingga mencapai ketinggian dua meter telah melumpuhkan seluruh akses transportasi. Malam yang gelap gulita tanpa listrik maupun jaringan internet semakin menambah kepanikan warga yang terjebak dalam situasi darurat.
Di tengah kondisi itu, seorang bidan desa yang akrab disapa Ibu Amoi mengambil keputusan berani ketika melihat seorang ibu hamil yang harus segera mendapat tindakan operasi persalinan.
“Harus dibawa ke rumah sakit sekarang juga,” tegasnya.
Namun semua jalan tertutup banjir. Satu-satunya alat transportasi yang masih bisa digunakan hanyalah perahu kayuh — itupun belum ada yang berani menerobos derasnya arus malam itu.Keberanian muncul dari M. Yasir, anggota Satpol PP, bersama Tgk Roy Ar-Rasyid, Penyuluh Agama Islam yang baru saja selesai menyalurkan bantuan kepada para pengungsi. Mereka bergerak cepat, ditemani dua pemuda, M. Tasir alias Dukon dan Aslam Amar sebagai pengayuh perahu.
Editor : Investigasi MabesSumber : Tim