InvestigasiMabes.com | Lampung Timur — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menuai sorotan tajam. Sebanyak 32 siswa di Kabupaten Lampung Timur dilaporkan mengalami dugaan keracunan makanan usai mengonsumsi menu MBG yang diproduksi SPPG Surya Mataram, Rabu (28/1/2026).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, makanan MBG mulai didistribusikan ke sekolah-sekolah sekitar pukul 09.00 WIB dan dikonsumsi siswa sekitar pukul 09.30 WIB. Tak lama berselang, sejumlah siswa mengeluhkan sakit perut, mual, muntah, diare, hingga lemas.
Akibat kejadian tersebut, 20 siswa harus menjalani perawatan inap, sementara 12 lainnya dirawat jalan di Klinik Sehat Medika. Sejumlah korban bahkan dirujuk ke RSUD Sukadana untuk penanganan medis lanjutan.
Kasus ini terjadi di beberapa lokasi berbeda, antara lain Pondok Pesantren Syamratul Hidayah Desa Gedung Wani Timur, SMP PGRI 2 Sukadana, serta TK Sukadana Baru. Penanganan medis dilakukan oleh petugas Puskesmas Sukaraja Tiga bersama fasilitas kesehatan setempat.Meski respons medis dinilai relatif cepat, peristiwa ini memunculkan pertanyaan serius terkait standar keamanan pangan dan pengawasan dapur penyedia MBG. Publik mempertanyakan sejauh mana prosedur higienitas, pengolahan, penyimpanan, hingga distribusi makanan diawasi sebelum dikonsumsi anak-anak.
Editor : RedakturSumber : Team