Kabid Humas Polda Maluku Utara, Wahyu Istanto Bram, mengatakan penyambutan adat tersebut merupakan bentuk penghormatan masyarakat Maluku Utara kepada Kapolda beserta istri yang mulai menjalankan tugas di wilayah hukum Polda Maluku Utara.
“Bapak Kapolda dan ibu disambut dengan adat Joko Kaha saat tiba di bandara. Penyambutan ini disaksikan langsung oleh Wakil Gubernur, Wakapolda, unsur Forkopimda, serta para pejabat lainnya,” ujar Wahyu.
Menurutnya, prosesi adat yang digelar tersebut juga mencerminkan kekayaan budaya serta nilai-nilai kearifan lokal masyarakat Maluku Utara yang terus dipertahankan hingga sekarang.
Tradisi Joko Kaha sendiri memiliki makna penghormatan, persaudaraan, dan penerimaan kepada tamu kehormatan. Dalam budaya masyarakat Ternate, prosesi ini tidak hanya menjadi seremoni adat, tetapi juga simbol kebersamaan antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat.Setelah prosesi penyambutan di bandara selesai, Kapolda Maluku Utara bersama istri kemudian melanjutkan agenda internal yang telah dipersiapkan oleh jajaran Polda Maluku Utara.
Editor : RedakturSumber : Team