“Bapak dan Ibu adalah orang-orang pilihan Allah SWT. Banyak yang ingin berangkat haji namun belum mendapat kesempatan, ada yang sudah siap berangkat tetapi tertunda, bahkan ada yang berangkat namun tidak kembali ke tanah air. Karena itu, syukurilah nikmat ini dan jadikan pengalaman spiritual selama di Tanah Suci sebagai bekal untuk kehidupan yang lebih baik,” katanya.
Pada kesempatan itu, Pemerintah Kabupaten Lampung Timur juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jamaah atas kerja sama yang baik selama proses penyelenggaraan ibadah haji. Sekda turut menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat kekurangan dalam pelayanan sejak keberangkatan hingga pemulangan.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kerja sama seluruh jamaah. Kami juga mohon maaf apabila dalam proses pelayanan masih terdapat kekurangan. Namun kami pastikan seluruh petugas haji dan pemerintah daerah telah berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi jamaah,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Bung Tam mengingatkan bahwa ujian sesungguhnya setelah menunaikan ibadah haji adalah menjaga nilai-nilai kemabruran agar tetap terpelihara dalam kehidupan sehari-hari.“Mempertahankan kemabruran haji memang lebih sulit. Iman manusia bisa naik dan turun. Karena itu, semoga Bapak-Ibu tetap istiqamah dalam menjalankan ajaran Allah SWT dan menjadi teladan di tengah keluarga maupun masyarakat,” pesannya.
Editor : Investigasi MabesSumber : Tim