Pihak Sekolah Mengaku Tidak Mengetahui Secara Utuh
Sumber internal sekolah yang meminta identitasnya dirahasiakan mengungkapkan bahwa proses pekerjaan berlangsung secara tiba-tiba.
Menurutnya, tim pelaksana datang dan langsung melakukan pembongkaran pada bagian atap bangunan. Informasi kepada pihak sekolah disebut baru diberikan ketika pekerjaan telah berjalan.
"Kami cukup terkejut. Pekerjaan sudah dimulai saat kami mendapat informasi," ungkap sumber tersebut.
Apabila keterangan ini benar, maka perlu dijelaskan bagaimana mekanisme koordinasi antara pelaksana proyek dengan pihak sekolah sebagai pengguna fasilitas pendidikan.
Atap Lama Masih Layak, Mengapa Diganti?
Tim Investigasi juga menemukan atap seng yang dibongkar secara kasat mata masih berada dalam kondisi yang relatif layak digunakan.Material tersebut kemudian diganti menggunakan atap spandek, sementara sebagian rangka kayu penyangga tetap dipertahankan.
Temuan ini memunculkan pertanyaan mengenai dasar teknis pekerjaan, hasil pemeriksaan kondisi bangunan sebelumnya, serta pertimbangan efisiensi penggunaan anggaran negara.
Publik Menunggu Penjelasan Resmi
Editor : Investigasi MabesSumber : Tim