InvestigasiMabes.com | Langkat — DPD LSM Generasi Masyarakat Adil Sejahtera (GMAS) Kabupaten Langkat menyuarakan keprihatinan paling dalam sekaligus seruan tegas, menyusul kabar pengunduran diri Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat, Bapak Ilhamsyah Bangun, ST., MT. Di tengah carut-marut dan kondisi yang nyaris "mati suri" dunia pendidikan Langkat selama bertahun-tahun, sosok yang justru mulai membawa perubahan kini hendak melangkah pergi. Padahal perjuangan pembenahan belum selesai.
Beberapa tahun terakhir, dunia pendidikan Kabupaten Langkat dihantui banyak masalah serius: kasus Smart Bond yang tak jelas nasibnya, dana PIP yang diterima siswa ada kartu tabungannya tapi isinya kosong, hingga pembangunan revitalisasi sekolah yang anggarannya besar tapi pelaksanaannya tidak sesuai rencana dan kualitas dipertanyakan. Sekolah-sekolah pun tak luput dari sorotan — banyak yang kurang mendapat perhatian, salah satunya SD Negeri 058108 Padat Karya, Desa Hinai Kiri, Kecamatan Secanggang, yang kondisinya masih memprihatinkan dan menjadi salah satu aduan yang terus masuk ke meja LSM GMAS.
Saat Bapak Ilhamsyah Bangun, ST., MT. ditunjuk memegang tampuk Kepala Dinas Pendidikan, sempat memancar harapan baru. Dengan dedikasi tinggi dan kecintaan tulus terhadap dunia pendidikan, beliau bergerak: memperbaiki birokrasi yang macet, memanggil kepala sekolah yang bermasalah, turun langsung ke lapangan menyilakan cek kondisi sekolah, dan menanamkan kesadaran bahwa sekolah adalah tempat anak-anak menimba ilmu — jika pendidik dan pemimpinnya tidak memberi contoh yang baik, maka hancurlah masa depan generasi Langkat.
Namun kini, dengan berat hati beliau menyampaikan telah membuat surat pengunduran diri .Bung Hasan Lubis, Sekretaris Jenderal LSM GMAS Langkat membuat permohonan
Kepada ibu plt bupati langkat.
Editor : RedakturSumber : Team