Abu dan debu tak bisa kami tahan lagi! pemerintah tanggap, penyelesaian dijanjikan

Abu dan  debu tak bisa kami tahan lagi! pemerintah tanggap, penyelesaian dijanjikan
Abu dan debu tak bisa kami tahan lagi! pemerintah tanggap, penyelesaian dijanjikan

InvestigasiMabes com | Langkat, 10 AGUSTUS 2026 — Sejak pengerasan dan pengaspalan jalan di desa kepala sungai ara condong dimulai tanggal 20 juli 2026, debu dan abu beterbangan tanpa henti setiap hari. masyarakat dusun kampung nangka sudah tidak tahan lagi menghirup udara kotor yang mengganggu kesehatan, merusak lingkungan, dan mematikan usaha warga. tanpa komando, tanpa diatur, para emak-emak turun langsung memblokir jalan — menyuarakan keluhan mereka dengan berani. ini bukan kerusuhan, ini adalah hak rakyat yang tidak boleh diabaikan.

warga yang membuka usaha dan berjualan di sekitar lokasi dengan berat hati menyampaikan:

"batu beterbangan, debu menutup dagangan, abu masuk ke rumah, ke makanan, ke pakaian. konsumen malas datang, usaha kami sepi, penghasilan hilang! kami bekerja untuk memberi makan keluarga, bukan untuk menghirup debu tiada henti."

keluhan ini bukan berlebihan. setiap warga berhak atas lingkungan yang sehat dan bersih. selama ini pekerjaan berjalan tanpa pengendalian debu yang layak — sehingga pembangunan justru merugikan rakyat yang seharusnya diuntungkan.

Editor : Redaktur
Bagikan

Berita Terkait
Terkini