Waspadai Ribuan Titik Panas, Polisi, TNI, Pemda dan Masyarakat Perkuat Antisipasi Karhutla

Waspadai Ribuan Titik Panas, Polisi, TNI, Pemda dan Masyarakat Perkuat Antisipasi Karhutla
Waspadai Ribuan Titik Panas, Polisi, TNI, Pemda dan Masyarakat Perkuat Antisipasi Karhutla

Wakil Bupati Lampung Selatan M. Syaiful Anwar mengatakan, pencegahan kebakaran harus dilakukan secara masif hingga tingkat desa selama musim kemarau.

“Himbauan pencegahan kebakaran harus dilaksanakan secara masif dan rutin, baik secara online maupun offline,” ujar Syaiful. Pemerintah daerah juga menyiagakan sejumlah armada dan personel Damkar untuk mempercepat penanganan kebakaran.

Berdasarkan data Januari hingga Agustus 2026, tercatat 121 kejadian kebakaran di Lampung Selatan, terdiri dari 49 kebakaran lahan dan 41 kebakaran rumah. Kecamatan Kalianda menjadi wilayah dengan kejadian terbanyak, yakni 32 kasus. Kepala Damkar Lampung Selatan Muhamad Sefri Masdian menyebut mayoritas kebakaran dipicu aktivitas manusia dan kelalaian sehingga edukasi masyarakat menjadi kunci pencegahan.

Kepala BPBD Lampung Selatan H. Maturidi mengatakan, telah terbentuk 39 Desa Tangguh Bencana (Destana) di 13 kecamatan untuk memperkuat deteksi dini dan penanganan awal. BPBD juga mendorong pembentukan posko gabungan tingkat kabupaten serta penyediaan tandon air di setiap kecamatan.

Rapat menyepakati penguatan sinergi lintas sektor dengan melibatkan pemerintah daerah, TNI-Polri, instansi terkait, pemerintah desa, relawan, perusahaan, dan masyarakat. Pencegahan dilakukan melalui edukasi secara masif dan berkelanjutan, pengaktifan unsur kesiapsiagaan hingga tingkat desa, serta percepatan verifikasi setiap informasi hotspot, titik api, dan laporan kebakaran.

Editor : Redaktur
Sumber : Team
Bagikan

Berita Terkait
Terkini