InvestigasiMabes.com | Banyuwangi, 26 Juni 2024 — Aktivis dan tokoh masyarakat Jhon Al Ma' Arif mengancam akan menggelar aksi demo yang lebih besar dalam waktu dekat. Ancaman ini muncul setelah tuntutan demonstrasi yang digelar beberapa hari lalu tidak mendapatkan jawaban memuaskan dari Asisten Bupati Banyuwangi.
Dalam pernyataan persnya, "Jhon Al Ma' Arif, ( Kartolo )" mengungkapkan kekecewaannya terhadap tanggapan pemerintah daerah. "Kami sudah menunggu dengan sabar, namun sampai sekarang tidak ada kejelasan dari Asisten Bupati terkait tuntutan yang kami ajukan. Jika tidak ada tindakan nyata, kami tidak punya pilihan selain turun ke jalan dengan massa yang lebih besar," ujarnya.
Demo yang diadakan sebelumnya menyuarakan sejumlah tuntutan penting, antara lain:
1. Mengakhiri persaingan tidak sehat di bidang pasar jasa koperasi, UMKM, dan perdagangan.2. Meminta mutasi terhadap oknum pegawai SKPD yang dinilai tidak produktif.
3. Menuntut evaluasi terhadap Panitia Pengadaan Barang/Jasa (ULP) yang hanya memeriksa berkas perusahaan dan sertifikat badan usaha (SBU) serta sertifikat keterampilan kerja (SKK) yang telah dibekukan atau dicabut.4. Menghentikan praktik jual beli jabatan oleh oknum pegawai SKPD.
Para aksi demo menuding pemerintah daerah kurang responsif terhadap aspirasi warga dan terkesan mengabaikan kebutuhan masyarakat. Jhon menekankan bahwa aksi yang akan digelar nanti tidak hanya sekedar unjuk rasa, tetapi juga bentuk protes keras terhadap ketidakadilan yang dirasakan oleh warga Banyuwangi. "Kami ingin pemerintah mendengarkan suara kami dan bertindak sesuai dengan janji-janji yang telah mereka buat. Jika janji itu tidak dipenuhi, kami akan terus melawan," tegasnya.Pernyataan resmi dari Asisten Bupati Banyuwangi terkait masalah ini, menyampaikan sudah memberikan jawaban melalui pesan what's ke Jhon Al Ma' Arif, silahkan menanyakan langsung ke Jhon Al" Maarif, jelasnya saat di mintai tanggapan oleh tim media InvestigasiMabes.com Melalui pesan what's.
Situasi ini menambah ketegangan di Banyuwangi, yang akhir-akhir ini sering menjadi sorotan akibat berbagai isu sosial dan ekonomi. Masyarakat berharap pemerintah segera memberikan tanggapan yang jelas dan konkrit agar situasi tidak semakin memanas. ( Yanto )
Editor : Investigasi Mabes