BREAKING: Serangan Brutal di Gresik - Warung Tergonisasi, Warga Luka dan Ponsel Diambil

Foto Investigasi Mabes
BREAKING: Serangan Brutal di Gresik - Warung Tergonisasi, Warga Luka dan Ponsel Diambil
BREAKING: Serangan Brutal di Gresik - Warung Tergonisasi, Warga Luka dan Ponsel Diambil

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Gresik – Tindakan kekerasan yang dilakukan oleh segerombolan pelaku tidak diketahui identitasnya, diduga sebagai gengster, terjadi di Jalan Raya Driyorejo, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, pada Minggu dini hari (20/4/2025). Insiden ini melibatkan kerusakan pada sebuah warung kopi, pengambilan paksa satu ponsel, serta dua warga menderita cedera; salah satunya karena disayat dengan benda tajam.

Kejadian tersebut tercatat pada waktu sekitar pukul 00.30 Waktu Indonesia Bagian Barat ketika individu yang dipanggil Fandi Kurniawan (25) sedang menikmati secangkir kopi di kedai setempat. Kemudian, kurang lebih dua jam kemudian tepatnya pukul 02.00 WIB, sebuah kelompok besar mencapai tempat peristiwa ini berasal dari orientasi timur lalu membatu lemparkan batu beton kepada kedai tersebut.

Mereka segera memasuki tempat usaha tersebut dan merusaknya dengan acak. Beberapa di antara mereka membawa perlengkapan seperti celurit serta royong," jelas Kapolsek Driyorejo, Kompol Musihram ketika dimintai keterangan.

Mendapati keadaan semakin memburuk, para tamu dan petugas kedai bergegas menghindar. Sayangnya untuk Fandi, salah satu dari mereka menyita ponselnya. Saat korban berusaha mendapatkan kembali peralatan komunikasinya, tersangka lain malah menyerang menggunakan senjata tajam.

"Korban menderita luka di lengannya yang kiri karena serangan dengan celurit," terang Musihram.

Setelah melakukan tindakan kekerasan itu, sang pelaku lantas kabur menuju arah barat. Fandi dengan cepat dibawa ke Pusat Kesehatan Masyarakat Driyorejo guna menerima penanganan sementara dan selanjutnya dirujuk ke Rumah Sakit Petrokimia Gresik.

Di samping serangan terhadap kedai kopi, kelompok tersebut diketahui pula telah merusak properti penduduk setempat. Seorang wanita dari Cangkir, Driyorejo, ikut menjadi mangsa dan menderita cedera pada kepalanya.

Petugas polisi yang mendapat pengaduan secara langsung segera menuju ke lokasi untuk melaksanakan tindak lanjut di Tempat Kejadian Perkara (TKP), menyelidiki rekam CCTV, dan mengumpulkan pernyataan dari berbagai saksi mata. Satuan operasional daerah bagian selatan beserta unit Kepolisian Sektor Driyorejo terus mengejar para tersangka dalam kasus tersebut.

"Masih ada di tahap penyelidikan," tegas Kompol Musihram.

Peroleh berita lebih lanjut melalui Google News dengan mengklik tautan tersebut: Tribun Jatim Timur

Editor : Investigasi Mabes
Tag:
Bagikan


Berita Terkait
Terkini